Sinopsis dan Alur Cerita Lengkap Animal World (2018) Bermain Judi Batu, Kertas, Gunting
Hallo guys balik lagi dengan saya, pembahasan kali ini kami akan membahas film yang bertemakan perjudian lagi.
Film ini berasal dari negara China yang bernama Animal World untuk ceritanya berkisah tentang seorang pemuda jenius yang diharuskan bermain perjudian hidup dan mati, tapi sebelum kita menuju topik utama jangan lupa untuk ikuti blog kami dan akun sosial media kami agar selalu mendapatkan update seputar alur cerita film dari kami dan berikut alur cerita ini Animal World versi kami.
Cerita dimulai dari seorang pemuda yang bernama Zheng Kaisi, Zheng Kaisi adalah pemuda pekerja keras dan pintar.
Disaat ini ia bekerja disalah satu tempat untuk menjadi badut, dikarenakan saat ini ibunya koma selama beberapa tahun dan sekarang Zheng Kaisi harus bekerja keras untuk membiayai pengobatan dari ibunya.
Zheng Kaisi disini memiliki trauma yang aneh dimana saat yang melamun atau dalam kondisi marah dan tertekan ia melihat seseorang di sekitarnya sebagai monster.
Dan ternyata itu terjadi ketika dulu ia sering menonton acara televisi mengenai badut yang menjadi pahlawan dan trauma itu timbul setelah kematian dari ayahnya.
Telah lama berselang ada sahabat lama yang menemuinya ia bernama Li Jun, disaat ini Li Jun bekerja sebagai sales penjual rumah jadi tujuannya datang ke sini adalah meminta izin untuk menjual rumah untuk bisa membiayai pengobatan ibunya namun Zheng Kaisi menolaknya dengan alasan hanya itu saja yang ia punya.
Adegan berganti lagi ke rumah sakit tempat ibunya dirawat, selain itu Zheng Kaisi juga memiliki kekasih yang bekerja disana ia bernama Qing namun saat ini ia belum bisa menikahinya dikarenakan ia belum cukup untuk bisa menafkahinya.
Disitu juga terungkap kalau Qing juga sering memberikan uang kepada Zheng Kaisi untuk membiayai perawatan ibunya.
Pada waktu itu juga Zheng Kaisi mulai memikirkan untuk menjual rumahnya dikarenakan saat ini ia tidak bisa membayar pengobatan ibunya lalu ia pun menerima tawaran dari Jun sebelumnya.
Keesokan harinya ada kabar buruk di mana Ia mendapat kabar bahwa Jun mengalami masalah, hal tersebut membuatnya terkejut lalu dengan cepat Zheng Kaisi pergi ke tempat kerja dari Jun namun saat disana ternyata Zheng Kaisi telah dipecat dua bulan sebelumnya.
Jadi bisa disimpulkan kalau Jun membawa lari uangnya secara tiba-tiba ia ditunggu oleh seseorang yang aneh lalu Zheng Kaisi dibawa orang tak dikenal ke suatu tempat yang misterius.
Saat di sana ia langsung disambut oleh seseorang yang bernama Anderson disini Anderson juga mengatakan kalo Jun telah berhutang kepadanya jadi Anderson memindahkan Zheng Kaisi untuk membayar hutang tersebut.
Dikarenakan Jun kabur ke Makau dan habiskan uang rumah dari Zheng Kaisi hal tersebut membuat Zheng Kaisi marah karena urusan Jun bukanlah urusannya, namun disini Anderson menyangkalnya bahwa saat ini yang harus membayar adalah Zheng Kaisi.
Diwaktu itu juga Anderson juga menawarkan dua pilihan untuk menebus hutang tersebut pertama yaitu mengikuti permainan atau menjadi budak selama tiga puluh tahun.
Singkat cerita Zheng Kaisi memilih untuk memainkan permainan saat itu juga Anderson memberitahu kalau perjudian itu akan diadakan di sebuah Kapal yang bernama Destiny dan jika Zheng Kaisi menang maka ia bisa melunasi hutang dan mendapatkan bonus dan juga sebaliknya ia akan menjadi budak jika ia kalah.
Sebelum ke tempat itu Zheng Kaisi meminta Qing untuk menjaga ibunya selama tujuh hari ini dan jika ia tidak kembali dalam waktu itu Zheng Kaisi meminta untuk melepas perawatan ibunya.
Singkat cerita Zheng Kaisi dibawa ke tempat yang ditentukan ternyata pula ada beberapa orang yang mengikutinya saat sebelum dibius Zheng Kaisi berhalusinasi bisa kabur dari tempat ini, namun saat melakukannya tidak sesuai dengan apa yang ia pikirkan malahan ia tertangkap dan dibawa ke suatu tempat.
Cerita bersingkat saat Zheng Kaisi tersadar yang ternyata sekarang berada di kapal bersama dengan beberapa orang, tak lama berselang mereka dibawa ke suatu tempat yang ternyata tempat ini adalah milik Anderson.
Anderson mengumpulkan mereka semua untuk memainkan game untuk membayar hutang tersebut game ini bernama Animal World lalu Anderson menjelaskan peraturan yang ada dimana mereka semua akan memainkan suit batu gunting kertas dengan kartu yang akan mereka mainkan adalah 12 kartu.
Nah untuk memenangkan permainan ini si pemain harus menghabiskan ke-12 kartu tanpa harus kehilangan bintangnya selain itu Anderson juga memberitahu kalau di perjudian ini boleh curang untuk menang.
Disamping itu para pemain juga dibolehkan berutang untuk membeli bintang jika si pemain telah kehilangan semuanya maka si pemain akan dibawa ke ruang yang gelap yang rumornya mereka akan dibuat eksperimen oleh pemilik acara game tersebut.
Nah permainan ini akan berlangsung selama empat jam dan jika masih ada pemain yang belum menyelesaikannya maka mereka akan kalah.
Kemudian permainan pun dimulai, di mana Zheng Kaisi pun masih kebingungan tentang rencana apa yang akan ia lakukan.
Namun secara tiba-tiba ada orang yang menghampirinya ia bernama Jingkun disaat itu ia mempunyai rencana untuk menang tanpa mengalahkan seseorang dengan cara mengeluarkan kartu yang sama mengetahui hal itu Kaisi tertarik mengikutinya.
Namun tak disangka Jingkun menghinatinya alhasil Zheng Kaisi kehilangan dua bintang di situasi yang tertekan tiba-tiba Zheng Kaisi pingsan dan saat tersadar Jun berada disisinya melihat Jun ada di sini Kaisi langsung menghajarnya, namun disini Jun menjelaskan kejadian yang sebenarnya bahwa ia membawa kabur uangnya untuk berjudi dengan alasan jika ia menang maka ia bisa membayar hutangnya dan bisa mengembalikan uang Zheng Kaisi.
Namun dalam perjudian itu Jun kalah dan berhutang lagi jadi saat ini ia berada disini juga karena hal tersebut berikutnya Zheng Kaisi dan Jun bekerjasama untuk bisa memenangkan permainan ini lantaran mereka hanya memiliki satu bintang saja.
Untuk memulai rencana mereka harus mencari satu orang lagi beruntungnya mereka bertemu seseorang yang dapat dipercaya ia bernama Panda.
Awalnya Panda menolaknya tapi setelah melihat kartu dari Zheng Kaisi yang bagus ia pun menerimanya tak lama setelah itu Panda malah menggunakan kartu itu untuk berjudi naasnya ia kalah.
Hal itu membuat Zheng Kaisi marah bahkan dia sempat menghajarnya, di waktu yang tepat pula Zheng Kaisi menyadari cara permainan ini dan setelah ia mengetahui hal tersebut ia meminta Panda dan Jun untuk mencari mangsa yang sekiranya memiliki kartu yang berlawanan.
Sementara itu Zheng Kaisi akan berhutang 500.000 dolar untuk persiapan selanjutnya dan tak lama berselang mereka pun akhirnya mendapatkan mangsa yang sesuai.
Diawal Kaisi berhasil mengalahkannya dengan mudah dan bahkan ia bisa mendapatkan tiga bintang dari perjudian itu bersamaan pula ada suatu keributan dari salah satu pemain yang ternyata ada pemain yang mencoba untuk membuang kartu tersebut ke toilet.
Namun ternyata itu tidak diperbolehkan alhasil pemain itu ditembak mati setelah kejadian itu Zheng Kaisi mulai berhati-hati dengan langkah berikutnya.
Nah waktu yang tersisa dalam permainan ini adalah dua jam lagi di waktu ini Zheng Kaisi merancang strategi untuk pergerakan selanjutnya.
Setelah ia melihat papan batu kertas dan gunting yang dihitung ia menyadari sesuatu bahwa setiap menit kartu yang paling cepat habis adalah kertas mengetahui hal tersebut Zheng Kaisi berniat untuk membeli semua kartu batu dan jika sesuai rencana maka bisa dipastikan dirinya bisa memenangkan permainan ini dengan mudah.
Zheng Kaisi meminta panda dan Jun untuk membeli semua kartu batu dari para pemain setelah beberapa lama akhirnya mereka bisa membeli sekitar 50 kartu batu jadi saat ini mereka akan menunggu hingga kartu kertas telah habis.
Nah disaat menunggu kartu kertas telah habis Zheng Kaisi memberitahu masa lalunya yang kelam dimana ayahnya telah dibunuh oleh seseorang yang tidak dikenal dan karena kejadian itu ia mulai timbul trauma yang dideritanya tersebut.
Kembali lagi ke cerita yang ternyata rencana dari Zheng Kaisi gagal dikarenakan bukan kartu kertas yang hampir habis malahan kartu gunting yang cepat habis jadi saat ini Zheng Kaisi menyimpulkan kalau ada orang yang telah memborong kartu kertas.
Dalam situasi yang terpojok dan waktu yang tinggal 30 menit mereka mulai kebingungan kemudian Jun dan Panda bermain untuk mengurangi resiko kekalahan.
Namun secara tak terduganya mereka langsung kalah dan kehilangan satu bintang masing-masing, lalu adegan berlanjut lagi setelah mereka mulai putus asa dan tidak bisa berbuat apa-apa tiba-tiba ada orang yang menghampirinya.
Orang itu adalah orang yang memborong kartu kertas ia bernama Luca disini Luca menjelaskan kalau ia tau rencana dari awal saat Zheng Kaisi meminjam uang sebesar 500.000 dolar jadi setelah mengetahui hal tersebut ia pun membalik kertas untuk membuat Zheng Kaisi menjadi mangsanya.
Pada waktu itu juga luca juga meminta izin untuk menjual bintangnya namun disini Zheng Kaisi menolaknya disaat itu juga Zheng Kaisi menantang luka untuk bermain dengannya dengan taruhan ia akan memberikan tiga bintang darinya.
Namun disini luka memiliki satu syarat yaitu jika ia menang maka ia akan mengambil tiga bintang dan uang yang dipinjamnya.
Setelah itu perjudian dimulai disaat itu pun Zheng Kaisi menyadari pergerakan dari Luca dimana Luca selalu menggunakan kartu kertas untuk melawan musuhnya.
Oleh sebab itu, Luca pasti akan menggunakan kartu tersebut dan seperti yang dikira Zheng Kaisi bisa memenangkan perjudian kali itu dan dengan hal tersebut Ia pun mendapatkan tiga bintang darinya.
Ternyata rencana dari Zheng Kaisi tidak berhenti begitu saja lalu Kaisi pun membeli semua kartu kertas yang dibawa oleh bawahan dari Luca dan selanjutnya Zheng Kaisi mengancam Luca dengan memberitahu kartu yang ia punya kepada semua orang dan jika semua orang tahu kartunya maka Luca akan menjadi sasaran empuk oleh para pemain lain.
Mengetahui ancaman tersebut Luca melakukan apa yang diminta oleh Zheng Kaisi yaitu uang sebesar 500.000 dolar nantinya uang itu digunakannya untuk membeli bintang.
Setelah itu tiba-tiba Jingkun menemuinya yang saat ini Jingkun sudah tahu tentang rencana dari Zheng Kaisi disini Jingkun memberinya tawaran lagi yaitu akan memberikan bintang jika Zheng Kaisi memberinya kartu yang ia inginkan.
Namun disini keisi menolaknya meskipun jika ia menerima bintang tersebut maka ia akan bisa keluar dari permainan ini.
Nah setelah itu Zheng Kaisi merencanakan lagi untuk pergerakan berikutnya dimana ia meminta Jun dan Panda untuk bertindak saat kartu gunting dan kartu batu tersisa sembilan kartu saja.
Setelah lama menunggu akhirnya merekapun memulai rencananya namun secara tak terduganya Jingkun mematahkan rencana itu dimana ia meminta semua orang untuk menukarkan kartunya dengan alasan sekarang ada orang yang tahu semua kartu dari para pemain.
Para pemain yang mendengar hal itu pun menyetujuinya dan alhasil rencana dari Zheng Kaisi gagal jadi sekarang mau tidak mau kami harus menukarkan kartunya tersebut karena jika tidak maka pemain lain tidak akan bermain dengannya.
Selama setelah itu penukaran kartu telah selesai namun disaat itu Jingkun menyebar semua kartu dari Zheng Kaisi dengan tujuan agar Zheng Kaisi tidak sempat untuk merencanakan pergerakan selanjutnya.
Sementara Jingkun mencari mangsa untuk berjudi karenanya tinggal satu kartu lagi ia bisa keluar dari tempat ini namun secara tiba-tiba Kaisi datang dan menghentikan Jingkun.
Disaat itu pula Zheng Kaisi memberitahu kalau dalam penukaran tadi Jingkun sudah melakukan kecurangan dimana Jingkun mencari mangsa dengan menggunakan kartunya dengan cara melipat ujung dari kartu dan ternyata dugaan dari Zheng Kaisi benar bahwa mangsa Jingkun memiliki kartu sesuai apa dengan pemikirannya.
Dan dengan hal itu pula tidak ada pemain yang mau bermain dengan Jingkun karena dipastikan Jingkun akan memenangkannya.
Dalam sisi Zheng Kaisi ia akan membuat sebuah permainan yang adil dimana ia akan membiarkan kartu kertas batu gunting di meja judi dan pemain musuh bisa memilih kartu yang akan mereka lawan jadi saat ini Zheng Kaisi hanya mengandalkan keberuntungan saja dan permainan itu pun berlangsung dengan lama.
Disisi lain Jingkun masih mencari-cari lawan naasnya tidak ada yang mau bermain dengannya jadi mau tidak mau ia harus melawan Zheng Kaisi karena pemain yang tersisa adalah dia.
Alhasil mereka memainkan permainan tersebut namun Zheng Kaisi juga dalam keadaan sulit ini dikarenakan meskipun ia menang atau kalah ia tetap saja akan masuk ruangan gelap dikarenakan saat ini ia masih memiliki satu kartu saja yang tersisa apalagi saat ini waktu kurang dari 20 detik jadi bisa dipastikan kalau setelah permainan ini selesai Zheng Kaisi akan dibawa ke dalam ruangan yang gelap.
Namun sebelum itu Zheng Kaisi meminta Jingkun untuk meminta maaf kepada para pemain lain yang menipunya selain itu ia juga meminta Jingkun untuk menampar dirinya hingga Zheng Kaisi puas dan hal itu juga menandai bahwa permainan ini telah berakhir.
Dan seperti yang dikira Zheng Kaisi dibawa ke dalam ruangan yang gelap disana ia bertemu dengan beberapa orang yang kalah dari pemain sebelumnya bahkan banyak orang yang tertipu oleh teman-temannya.
Disamping itu ada pemain yang sengaja masuk ke sana untuk melihat kartu dari belakang dan dengan itu orang itu bisa membuat temannya yang bermain bisa menang.
Disaat itu pula Zheng Kaisi menyimpulkan kalau orang ini sudah bermain beberapa kali dikarenakan ia memiliki luka di bagian wajahnya dan itu juga hampir sama dengan rumor pemain yang kalah akan menjadi eksperimen dari perusahaan ini jadi saat ini Zheng Kaisi hanya menunggu jual beli bintang bahkan bintang itu juga bisa menembus seseorang.
Nah hal ini juga adalah rencana terakhir dari Zheng Kaisi namun pada saat itu Panda berkhianat lagi bahkan ia menghasut Jun untuk tidak menebus Zheng Kaisi dengan alasan untuk mendapatkan uang.
Zheng Kaisi yang melihat hal tersebut sangat marah dan ternyata perkataan dari orang yang memiliki luka tersebut benar bahkan teman sejati saja bisa luluh karena uang.
Secara tiba-tiba orang yang memiliki luka tersebut ditebus Zheng Kaisi menghajarnya tanpa sebab usut punya usut Zheng Kaisi menghajar orang tersebut dengan tujuan mengambil perban yang ada di belakang badannya ternyata dibalik korban itu adalah permata yang sangat banyak.
Jadi tujuan orang tadi bermain di tempat ini adalah untuk mencari uang saja namun rencana darinya digagalkan oleh Zheng Kaisi dan saat ini Zheng Kaisi memanfaatkan hal itu untuk keluar dari tempat ini.
Alhasil Zheng Kaisi bisa bebas karena telah ditebus oleh teman dari orang yang terluka tadi, pada waktu yang sama pula ada kakek-kakek yang meminta untuk menemui putranya alasannya sekarang putranya sedang sakit.
Setelah keluar Zheng Kaisi langsung menghajar Panda sampai babak belur bahkan ia juga mengambil uang dan bintang darinya.
Selain itu ia juga mengambil uang dari Jun dengan itu Jun dan Panda akan dimasukkan kedalam ruangan yang gelap.
Nah sebelum ia keluar dari tempat ini secara tak terduga ia menebus kakek tua dengan alasan dulunya ia merasakan apa yang dirasakan putranya tersebut.
Selanjutnya Zheng Kaisi membawa kabar baik kepada Qing dan ibunya yang baru sadar film ini diakhiri dari Zheng Kaisi yang secara tak sengaja mendengar suara siulan orang yang membunuh ayahnya.
Usut punya usut ternyata orang itu adalah Anderson sendiri disini juga Anderson mengungkapkan kalau Ayahnya dulu juga pernah memainkan permainan ini dan yang membuat Anderson tertarik adalah sifat dari ayahnya menular ke Zheng Kaisi.
Nah film ini ditutup dengan ending yang masih berlanjut namun belum dipastikan tayang atau tidaknya serial movie kedua dari segi cerita agak mirip dengan film Kaizi namun ada bagian unsur fantasi yang membuat film ini menjadi berbeda, dan terima kasih sudah membaca artikel ini dan sampai jumpa di artikel selanjutnya.